5 Tanda Ibu Hamil Harus Membatalkan Puasa
Ramadan menjadi bulan yang dinantikan, namun bagi ibu hamil tidak semua memiliki kondisi kesehatan sama. Perhatikan tanda-tanda berikut ini ya!
1. Muntah hebat
Muntah dan mual adalah situasi yang biasa dialami oleh ibu hamil. Namun, kalau kondisinya sudah sangat mengganggu dan menghambat aktivitas bahkan sampai membuat lemas, ada baiknya ibu hamil membatalkan puasa.
2. Lemas berkepanjangan
Kondisi lain yang membuat membatalkan puasa menjadi diperbolehkan pada ibu hamil adalah ketika ibu hamil merasa lemas yang berkepanjangan sampai-sampai muncul keringat dingin.
3. Pusing
Seiring pertambahan usia kehamilan, merasa pusing adalah kondisi yang wajar. Namun, kalau ibu sudah merasa pusing kepala ini sebagai gangguan sehingga tidak bisa melanjutkan aktvitas, ada baiknya ibu membatalkan puasa. Tujuannya untuk menjaga agar kondisi tubuh tetap fit demikian juga janin dalam kandungan.
4. Diare
Perubahan pola makan bisa menyebabkan ibu hamil mengalami diare. Perubahan ini membuat sistem pencernaan beradaptasi sehingga terkadang timbul diare. Sama halnya dengan perubahan hormon yang menciptakan perubahan-perubahan pada sistem metabolisme tubuh.
5. Kontraksi yang datang berulang kali
Jika ibu hamil mengalami kontraksi yang tidak seperti pada biasanya dan muncul rasa nyeri yang tak tertahankan dalam kurun waktu tertentu, ada baiknya ibu tidak melanjutkan puasa. Coba redakan kontraksi dengan minum air hangat dan mengonsumsi makanan.
Teruntuk bumil yang ingin menjalankan ibadah puasa, sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu ya dengan dokter spesialis kandungan.